Apartemen Sebagai Salah Satu Bentuk Real Investment

Apartemen Sebagai Salah Satu Bentuk Real Investment

Investasi adalah penanaman modal untuk satu atau lebih aktiva yang dimiliki dan biasanya berjangka waktu lama dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa-masa yang akan datang (Sunariyah, 2003).

Apartemen manjadi salah satu jenis investasi yang saat ini banyak diburu karena prediksi keuntungannya yang menggiurkan. Diantaranya adalah harganya yang selalu naik setiap tahun, dapat dijadikan passive income, dan lain-lain.

Apartemen sendiri merupakan bagian dari jenis investasi di sektor real investment (investasi nyata), yang diartikan sebagai upaya mengelola uang atau asset secara langsung pada jenis atau bidang usaha tertentu, misalnya mendirikan pabrik, membentuk perusahaan, membeli tanah, emas, dll, untuk kemudian dijual kembali.

Real investment dibagi menjadi 4, yakni :

  1. Sektor Manufaktur

Suatu kegiatan ekonomi yang mengelola barang mentah, bahan baku, barang setengah jadi atau barang jadi untuk dijadikan barang yang lebih tinggi kegunaannya. Dalam sektor ini bagian yang berbasis kimia, transportasi, agrobisnis, otomotif, logam, sepatu, dan makanan minuman.

  1. Sektor Properti

Yakni semua sektor yang berhubungan dengan bangunan, seperti perumahan, apartemen, mal dan gedung-gedung.

  1. Sektor Teknologi

Adalah sektor yang meliputi bisnis-bisnis yang berhubungan dengan teknologi, seperti pertelevisian, media perfilman, alat-alat telekomunikasi, komputer dan gadget lainnya.

  1. Sektor Jasa

Ini merupakan sektor bisnis yang focus pada usaha jasa pelayanan yang menjual produk tidak berwujud fisiknya.

Anda tertarik untuk berbisnis?

Silahkan kunjungi DEKOST Indonesia! Kami akan memberikan solusi serta penawaran yang menarik khusus untuk Anda.

081111 7 5566
http://lihat.review/wa/dekostindonesia

 

 

Kelemahan Investasi Apartemen Dan Cara Mengantisipasinya

Kelemahan Investasi Apartemen Dan Cara Mengantisipasinya

Properti selalu menjadi pilihan investasi yang menarik bagi sebagian masyarakat, mengingat harga tanah yang cenderung terus naik setiap tahunnya. Salah satu bentuk properti yang menjadi pilihan adalah apartemen.

Meskipun menguntungkan, ada beberapa kelemahan dari investasi apartemen yang harus dicermati. Hal ini sebagai bahan pertimbangan agar dapat diambil langkah antisipasinya.

  • Biaya Perawatan Rutin

Jika apartemen tidak untuk ditempati atau belum mendapat penyewa, Anda tetap harus membayar biaya rutin perawatan (maintenance) dan service charge setiap bulannya. Biaya ini untuk kebersihan, perbaikan dan keamanan. Besarnya biaya setiap apartemen berbeda, dan bergantung juga pada luas unit yang dimiliki.

  • Nilai yang Menyusut

Nilai bangunan apartemen cenderung menyusut dari waktu ke waktu, apalagi jika apartemen letaknya di pinggiran kota. Nilai susut bangunan apartemen bisa mencapai 20 % pertahun. Berbeda dengan investasi rumah, baik untuk sewa ataupun dijual, karena kenaikan harga rumah pertahunnya berkisar 15 – 20%.

Salah satu cara mengantisipasi kelemahan dari investasi apartemen adalah dengan menyewakannya. Umumnya jangka waktu sewa apartemen ialah 2–3 tahun dan biayanya diterima di muka. Apalagi jika lokasi apartemen strategis, maka kekosongan unit relatif kecil. Apartemen bisa memberikan rental income antara 7%-10% per tahun, bergantung dari lokasi, kualitas bangunan dan fasilitas yang diberikan.

Anda tertarik untuk berinvestasi di bidang apartemen? Ayo segera bergabung dengan DeKOST Indonesia. Kami menyediakan apartemen berkonsep kost sewa dengan fasilitas lengkap, aman, nyaman dan lingkungan Islami di area Kampus IPB. Anda cukup beli apartemennya, Kami yang akan mencari penyewa dan mengelolanya. Menarik kan?

Memilih Tempat Kost Yang Sehat

Memilih Tempat Kost Yang Sehat

 

Diperlukan pertimbangan dan survey yang teliti sebelum memutuskan untuk memilih tempat kost. Karena kita akan tinggal dalam waktu yang tidak sebentar dan tentunya akan mempengaruhi segala aktifitas kedepannya. Terutama yang memberikan pengaruh pada kesehatan jasmani dan rohani.

Sebagai bahan pertimbangan, berikut adalah beberapa ciri tempat kost yang sehat :

  1. Pilih lokasi tempat kost yang tidak kumuh dan kotor.

Tempat kost yang kumuh dan kotor akan sangat mempengarui kesehatan jiwa dan raga. Apalagi jika kita sudah terbiasa dengan kebersihan dan kerapihan.  Selain menjadi lebih rentan sakit, juga bisa memperburuk mood.

  1. Pastikan kamar mandi dan WC dalam keadaan bersih dan aman.

Pastikan air bersih, tidak berwarna, berbau dan berasa, tanyakan pada penduduk sekitar apakah ada pabrik atau usaha warga yang menghasilkan limbah. Cek apakah air terbuang dengan lancar, tidak bergenang dan tidak tercecer.

  1. Pilih tempat kost yang jauh dari sumber suara yang berlebih.

Pilihlah yang jauh dari pasar, bandara, terminal atau tempat keramaian lainnya. Tempat–tempat itu biasanya menghasilkan suara yang dapat mengganggu kenyamanan dan ketenangan.

  1. Pastikan tempat kost cukup terkena sinar matahari.

Tempat yang jarang terkena sinar matahari  akan menjadi lembab dan tidak sehat, karena bisa menjadi faktor pemercepat tumbuhnya jamur, bakteri, mikroba, patogen dan yang sejenisnya.

  1. Perhatikan masalah oksigenasi.

Kalau bisa pilih tempat kost yang di sekitarnya terdapat beberapa tumbuhan, karena akan membuat udara lebih kaya oksigen dan terasa lebih segar. Jika kebutuhan oksigen otak terpenuhi, pikiran lebih cerdas dan maksimal untuk bekerja.

Jangan memilih tempat kost dengan lokasi strategis namun tidak sehat. Karena bisa saja kondisi kesehatan jiwa dan raga yang akan menjadi taruhannya.

Bingung mencari tempat kost yang sehat tapi juga strategis? Ayo segera datang ke DeKOST Indonesia. Kami menyediakan apartemen syariah berkonsep kost sewa di area strategis Kampus IPB dengan fasilitas lengkap, aman, nyaman dan tentunya lingkungan yang sehat.