Siapa Saja Yang Tidak Wajib Puasa?

Siapa Saja Yang Tidak Wajib Puasa?

Allah tidak pernah menyulitkan hamba-Nya. Begitu juga dalam melaksanakan kewajiban puasa di bulan Ramadhan. Allah memberikan keringanan kepada kaum muslim di bawah ini untuk tidak berpuasa.

Siapa saja mereka?

  1. Orang yang sakit

Allah Ta’ala berfirman,

Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.” (QS. Al Baqarah: 185)

Orang sakit yang boleh tidak puasa adalah jika mendapatkan kesulitan jika berpuasa, misalnya sakitnya menjadi tambah parah atau semakin lama sembuhnya.

  1. Orang yang bersafar

Musafir punya pilihan boleh tidak puasa ataukah tetap berpuasa. Dari Abu Sa’id Al Khudri dan Jabir bin ‘Abdillah, mereka berkata,

Kami pernah bersafar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka ada yang tetap berpuasa dan ada yang tidak berpuasa. Namun mereka tidak saling mencela satu dan lainnya.

Namun manakah yang lebih utama, apakah berpuasa ataukah tidak?

  • Jika berat untuk berpuasa atau sulit melakukan hal-hal yang baik ketika itu, maka lebih utama untuk tidak berpuasa.
  • Jika tidak memberatkan untuk berpuasa dan tidak menyulitkan untuk melakukan berbagai hal kebaikan, maka pada saat ini lebih utama untuk berpuasa.
  • Jika tetap berpuasa malah membinasakan diri sendiri, maka wajib tidak puasa.
  1. Orang yang sudah tua renta (sepuh)

Selain berlaku bagi orang tua renta (sepuh) yang tidak mampu puasa, juga berlaku untuk orang yang sakit yang tidak bisa sembuh sakit lagi dari sakitnya (tidak bisa diharapkan sembuhnya).

Allah Ta’ala berfirman,

Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin.” (QS. Al Baqarah: 184).

Dari ‘Atho’, ia mendengar Ibnu ‘Abbas membaca firman Allah Ta’ala diatas, Ibnu ‘Abbas berkata, “Ayat itu tidaklah mansukh (dihapus). Ayat itu berlaku untuk orang yang sudah sepuh dan wanita yang sudah sepuh yang tidak mampu menjalankan puasa. Maka hendaklah keduanya menunaikan fidyah, yaitu memberi makan kepada orang miskin bagi setiap hari tidak berpuasa.”

  1. Wanita hamil dan menyusui

Dari Anas bin Malik, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda,

Sesungguhnya Allah meringankan separuh shalat dari musafir, juga puasa dari wanita hamil dan menyusui.

Imam Nawawi berkata, “Wanita hamil dan menyusui ketika tidak berpuasa karena khawatir pada keadaan dirinya, maka keduanya boleh tidak puasa dan punya kewajiban qadha’. Tidak ada fidyah ketika itu seperti halnya orang yang sakit. Permasalahan ini tidak ada perselisihan di antara para ulama. Begitu pula jika khawatir pada kondisi anak saat berpuasa, bukan pada kondisi dirinya, maka boleh tidak puasa, namun tetap ada qadha’. Yang ini pun tidak ada khilaf. Namun untuk fidyah diwajibkan menurut madzhab Syafi’i.”

Dengan keringanan-keringanan yang diberikan oleh Allah SWT seperti yang disebutkan di atas, tentunya akan sangat merugi bagi mereka yang masih meninggalkan puasa tanpa adanya udzur syar”i. Karena puasa akan membentuk pribadi yang bertakwa dan terhindar dari sifat-sifat tidak terpuji, misalnya pergaulan bebas (free sex) tanpa mengindahkan norma-norma yang ada, baik agama, adat/budaya maupun aturan-aturan lain yang telah ditetapkan oleh pemerintah/negara.

Salah satu pemicu free sex adalah kebebasan di lingkungan hunian sewa/kost. Saat ini banyak pemilik hunian yang kurang memperhatikan pergaulan para penyewanya, mereka hanya memikirkan keuntungan semata.

Anda dapat turut andil menyelamatkan generasi muda dari bahaya free sex dengan bergabung bersama DeKost Indonesia. Kami menyediakan apartemen syariah berkonsep kost sewa di kawasan strategis Kampus IPB, dengan fasilitas lengkap dan disertai pemisahan tower antara pria dan wanita.

Segera beli sekarang sebelum kehabisan. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi call center DEKOST Indonesia.  

081111 7 5566

http://lihat.review/wa/dekostindonesia

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *