Yasmin Raya 40, Bogor, Jawa Barat 16113
+62 811 1125151
info@dekostindonesia.com

Perkara Yang Tidak Membatalkan Puasa

Apartemen Kost Syariah Pertama dan Terbesar di Indonesia

Perkara Yang Tidak Membatalkan Puasa

Perkara Yang Tidak Membatalkan Puasa

Selain perkara yang membatalkan puasa, yang sudah dibahas pada artikel sebelumnya, kita juga harus mengetahui perkara-perkara apa saja yang tidak membatalkan puasa.

Berikut ini adalah penjelasannya :

  1. Makan dan minum karena lupa, keliru (maksudnya, mengira sudah waktunya berbuka ternyata belum) atau terpaksa. Tidak wajib mengqodho’-nya ataupun membayar kafarat, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW,

Barangsiapa yang lupa sedangkan ia berpuasa, lalu ia makan dan minum, maka hendaklah ia menyempurnakan puasanya. Sesungguhnya Allah telah memberinya makan dan minum.” (Muttafaq ’alayhi).

  1. Muntah tanpa disengaja, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW,

Barangsiapa yang mengalami muntah sedangkan ia dalam keadaan puasa maka tidak wajib atasnya mengqodho’.”  (Shahih, HR Hakim).

  1. Mencium isteri, selama tidak sampai menyebabkan terjadinya jima’.

Dari ’Aisyah Radhiyallahu Anha beliau berkata, ”Rasulullah pernah menciumi (isteri-isteri beliau) sedangkan beliau dalam keadaan berpuasa, beliau juga pernah bermesraan sedangkan beliau dalam keadaan berpuasa. Namun beliau adalah orang yang paling mampu menahan hasratnya,” (muttafaq ’alayhi).

  1. Mimpi basah di siang hari walaupun keluar air mani.

Keluarnya air mani tanpa sengaja seperti orang yang sedang berkhayal lalu keluar (air mani).

  1. Mengakhirkan mandi janabat, haidh atau nifas dari malam hari hingga terbitnya fajar. Namun yang wajib adalah menyegerakannya untuk menunaikan shalat.
  2. Berkumur dan istinsyaq (menghirup air ke dalam rongga hidung) secara tidak berlebihan, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAWkepada Laqith bin Shabrah,

Sempurnakan wudhu’ dan sela-selailah jari jemari serta hiruplah air dengan kuat (istinsyaq) kecuali apabila engkau sedang berpuasa.” (Shahih, HR ahlus sunan).

  1. Menggunakan siwak kapan saja, dan yang semisal dengan siwak adalah sikat gigi dan pasta gigi, dengan syarat selama tidak masuk ke dalam perut.
  2. Mencicipi makanan dengan syarat selama tidak ada sedikitpun yang masuk ke dalam perut.
  3. Bercelak dan meneteskan obat mata ke dalam mata atau telinga walaupun ia merasakan rasanya di tenggorokan.
  4. Suntikan (injeksi) selain injeksi nutrisi dalam berbagai jenisnya. Karena sesungguhnya, sekiranya injeksi tersebut sampai ke lambung, namun sampainya tidak melalui jalur (pencernaan) yang lazim/biasa.
  5. Menelan air ludah yang berlendir (dahak), dan segala (benda) yang tidak mungkin menghindar darinya, seperti debu, tepung atau selainnya (partikel-partikel kecil yang terhirup hingga masuk tenggorokan dan sampai perut).
  6. Menggunakan obat-obatan yang tidak masuk ke dalam pencernaan seperti salep, celak mata, atau obat semprot (inhaler) bagi penderita asma.
  7. Gigi putus, atau keluarnya darah dari hidung (mimisan), mulut atau tempat lainnya.
  8. Mandi pada siang hari untuk menyejukkan diri dari kehausan, kepanasan atau selainnya.
  9. Menggunakan wewangian di siang hari pada bulan Ramadhan, baik dengan dupa, minyak maupun parfum.
  10. Apabila fajar telah terbit sedangkan gelas ada di tangannya, maka janganlah ia meletakkan-nya melainkan setelah ia menyelesaikan hajat-nya, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW,

Apabila salah seorang dari kalian telah mendengar adzan dikumandangkan sedangkan gelas masih berada di tangannya, maka janganlah ia meletakkannya sampai ia menyelesaikan hajat­-nya tersebut.” (Shahih, HR Abu Dawud).

  1. Berbekam, “karena Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam  pernah berbekam sedangkan beliau dalam keadaan berpuasa.” (muttafaq ’alayhi). Adapun hadits yang berbunyi,”Orang yang membekam dan dibekam batal puasanya” (Shahih, HR Ahmad) maka statusnya mansukh (terhapus) dengan hadits sebelumnya dan  dalil-dalil yang lainnya.

Itulah kemudahan-kemudahan yang diberikan Allah SWT kepada umat-Nya yang sedang menjalankan puasa. Salah satunya tentang sakit. Sakit tidak akan menghalangi seseorang untuk berpuasa selama dia sanggup atau sudah atas rekomendasi dokter. Karena seperti yang tertulis dalam poin no. 10, suntikan (injeksi) untuk pengobatan dan selain injeksi nutrisi dalam berbagai jenisnya, tidak membatalkan puasa.

Jadi, nikmatilah kemudahan untuk mengakses sarana kesehatan terutama saat berpuasa, hanya di di DeKOST Indonesia. Kami menyediakan apartemen syariah berkonsep kost sewa yang dilengkapi dengan sarana kesehatan dan fasilitas unggulan lainnya di kawasan strategis Kampus IPB.

Ayo segera daftarkan dirimu sebelum kehabisan. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi call center DEKOST Indonesia.

081111 7 5566

http://lihat.review/wa/dekostindonesia

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1
Assalaamu'alaykum, Bismillaah, saya tertarik info tentang Dekost Indonesia
Powered by