Lgbt Dalam Pandangan Islam

Lgbt Dalam Pandangan Islam

LGBT saat ini sedang mencari panggung untuk menuntut kesetaraan. Berbagai kampanye LGBT dilakukan baik secara terselubung maupun terang-terangan. Para penganutnya kini bahkan sekarang sudah berani menunjukkan dirinya, dan parahnya ada sebagian masyarakat yang mau menerima keberadaan mereka. Padahal beberapa tahun sebelumnya, kaum LGBT masih menutup diri karena keberadaan mereka adalah penyakit dalam masyarakat.

Islam membagi LGBT dengan dua istilah, yaitu Liwath (gay) dan Sihaaq (lesbian). Liwath (gay) adalah perbuatan yang dilakukan oleh laki-laki dengan cara memasukan dzakar (penis)nya kedalam dubur laki-laki lain. Liwath adalah suatu kata (penamaan) yang dinisbatkan kepada kaum Nabi Luth as., yang pertama kali melakukan perbuatan ini (Hukmu al-liwath wa al-Sihaaq, hal. 1). Allah SWT menamakan perbuatan ini dengan perbuatan yang keji (fahisy) dan melampui batas (musrifun).

Sebagaimana Allah terangkan dalam al Quran:

 “Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu. Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melampiaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, bahkan kamu ini adalah kaum yang melampaui batas.” (QS. Al ‘Araf: 80-81)

Sedangkan Sihaaq (lesbian) adalah hubungan cinta birahi antara sesama wanita dimana dua orang wanita saling menggesek-gesekkan anggota tubuh (farji’)nya antara satu dengan yang lainnya, hingga keduanya merasakan kelezatan dalam berhubungan tersebut (Sayyid Sabiq, Fiqhu as-Sunnah, Juz 4/hal. 51).

Hukum Sihaaq (lesbian) sebagaimana dijelaskan oleh Abul Ahmad Muhammad Al Khidir bin Nursalim Al Limboriy Al Mulky (Hukmu al liwath wa al Sihaaq, hal. 13) adalah haram berdasarkan dalil hadits  Abu Said Al Khudriy yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, At-Tirmidzi dan Abu Dawud, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

 “Janganlah seorang laki-laki melihat aurat laki-laki lain, dan jangan pula seorang wanita melihat aurat wanita lain. Dan janganlah seorang laki-laki memakai satu selimut dengan laki-laki lain, dan jangan pula seorang wanita memakai satu selimut dengan wanita lain”

Abu Abdillah Adz-Dzahabiy dalam Kitabnya “Al Kabair” telah memasukan homoseks sebagai dosa yang besar dan beliau berkata: “Sungguh Allah telah menyebutkan kepada kita kisah kaum Luth dalam beberapa tempat dalam Al Quran Al Aziz, Allah telah membinasakan mereka akibat perbuatan keji mereka. Kaum muslimin dan selain mereka dari kalangan pemeluk agama yang ada, bersepakat bahwa homoseks termasuk dosa besar”.

Hal ini ditunjukkan bagaimana Allah SWT menghukum kaum Nabi Luth yang melakukan penyimpangan dengan azab yang sangat besar dan dahsyat, membalikan tanah tempat tinggal mereka, dan diakhiri hujanan batu yang membumihanguskan mereka,

“Maka kami jadikan bagian atas kota itu terbalik ke bawah dan kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras”. (QS. Al Hijr : 74)

Secarah fitrah, manusia diciptakan oleh Allah SWT berikut dengan dorongan naluri dan jasmaninya, salah satunya adalah untuk melestarikan keturunan sebagai bentuk rasa cinta dan dorongan seksual antara lawan jenisnya, dan hal ini hanya bisa dilakukan oleh pasangan suami isteri.

Bagaimana jadinya jika naluri untuk melestarikan keturunan ini dilakukan dengan pasangan yang sesama jenis?

Dari sini sudah sangat jelas bahwa homoseks sangat bertentangan dengan fitrah manusia. Ide ini berasal dari ideologi sekularisme yang dianut oleh kebanyakan masyarakat Indonesia, yang memisahkan antara agama dan kehidupan. Masyarakat sekuler memandang pria atau wanita hanya memiliki sebatas hubungan seksual semata. Dan jika mereka tidak puas melampiaskan hasrat kepada lawan jenis, mereka bisa melakukan hubungan seks dengan sesama jenisnya bahkan dengan hewan sekalipun.

Bersikaplah waspada dan selektif dalam memilih lingkungan pergaulan terutama saat di perantauan agar terhindar dari pengaruh LGBT dan pergaulan bebas. Jangan sampai pergaulan yang salah merusak masa depanmu.

Mulailah menyeleksi lingkunganmu dengan memilih hunian sewa yang tepat. Segeralah bergabung dengan DeKOST Indonesia.

Kami menyediakan apartemen syariah berkonsep kost sewa dengan fasilitas lengkap dan tower terpisah antara laki-laki dan wanita, di kawasan strategis Kampus IPB.

Ayo kunjungi DeKOST Indonesia untuk informasi lebih lanjut. Kesempatan terbatas, jangan sampai terlewatkan.

081111 7 5566

http://lihat.review/wa/dekostindonesia

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *